Shariah 4 the world

Ketakutan Yang Timbul Akibat Trauma Psikis

Trauma anak | al-hikmah
Ada sebagian atau mungkin beberapa dari kita yang merasakan ketakutan yang begitu hebatnya ketika berhadapan dengan seseorang. Baik itu orang tua, saudara, teman, dan sebagainya. Munculnya hal tersebut, bisa saja dikarenakan ada sesuatu hal dimasa lampau yang begitu tragis, sehingga memunculkan trauma psikis yang berkepanjangan.
Terkadang disatu sisi, kita ingin seperti orang lain yang berada disekitar kita. Mereka hidup dengan nyaman dan harmonis dalam sebuah keluarga misalnya. Atau mereka memiliki banyak saudara yang bia diajak sharing, dan sebagainya. Atau juga, mereka memiliki banyak teman, karena supel dan ramahnya dalam bergaul. Sedangkan kita?

Akibat Dari Trauma Psikis
Ternyata trauma akibat sesuatu hal di masa lampau, dapat menimbulkan efek yang cukup berbahaya bagi yang merasakannya. Satu hal yang paling kelihatan adalah ketika insan tersebut berkomunikasi dengan pihak yang ia takuti. Ia pasti terlihat sangat malas untuk berhubungan. Karena feeling atau firasatnya selalu mengatakan bahwa jika ia melakukan hal ini, maka akan terjadi seperti ini, jadi lebih baik diurungkan saja.
Begitu juga jika terjadi masalah dengan insan tersebut. Ia sedikit banyaknya lebih memilih untuk memendam apa yang ia rasakan, ketimbang menceritakannya. Padahal hal tersebut dapat memicu psikosomatis yang mana akan meledak disaat ia merasakan semua masalah yang ia pendam dalam keadaan klimaks. Psikosomatis itu sendiri adalah gangguan psikis yang tampil dalam bentuk gejala-gejala fisik atau penyakit fisik yang disebabkan oleh program pikiran negatif dan/atau masalah emosi seperti stress, depresi, kecewa, kecemasan, rasa berdosa, dan emosi negatif lainnya. Bahkan mungkin bukan hanya psikosomatis, namun juga penyakit-penyakit psikis lainnya.

Tawaran Solusinya
Jika mereka telah merasakan keganjilan ini dalam diri mereka, maka pastinya mereka akan mencari jalan keluar dari apa yang mereka rasakan. Walaupun mereka yakin, kecil kemungkinan bagi mereka dapat melakukannya, dibandingkan dengan rasa ketakutan tersebut. Ada tiga hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya, in syaa Allah.

Yang pertama, yaitu mereka mesti melakukan latihan psikis untuk menghilangkan trauma tersebut. Tentunya latihan itu langsung dilakukan atau dipraktekkan dengan pihak yang ditakuti oleh insan tersebut.  Dimulai dari hal-hal yang ringan, sampai naik tingkatannya pada hal yang berat.

Yang kedua, yaitu adanya pembimbing (pihak ketiga) yang akan memberikan saran-saran, agar usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Ataupun bisa jadi, pembimbing tersebut ikut untuk berpartisipasi membantu menghubungkan kedua belah pihak, sehingga terjadi adanya hubungan timbal balik.

Yang ketiga, adalah tawakal atau berserah diri kepada Allah Ta’ala secara maksimal. Karena hanya Allah Ta’ala yang bisa membolak-balikkan hati kita dan pihak yang kita takuti, sehingga hubungan antara kedua belah pihak tersebut, dapat berubah menjadi lebih baik sedikit demi sedikit.

So, lebih baik mencoba, mengumpulkan tenaga yang super duper ekstra untuk belajar mengembalikan masa yang buruk, daripada tidak sama sekali. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Semoga Allah selalu memudahkan setiap langkah yang kita lakukan karena-Nya. Aamiin..
Wallahua’lam bisshowab

Sumber : Al-mustaqbal Channel

0 komentar:

Posting Komentar