Ketakutan Yang Timbul Akibat Trauma Psikis
Ada
sebagian atau mungkin beberapa dari kita yang merasakan ketakutan yang
begitu hebatnya ketika berhadapan dengan seseorang. Baik itu orang tua,
saudara, teman, dan sebagainya. Munculnya hal tersebut, bisa saja
dikarenakan ada sesuatu hal dimasa lampau yang begitu tragis, sehingga
memunculkan trauma psikis yang berkepanjangan.
Terkadang disatu sisi, kita ingin seperti
orang lain yang berada disekitar kita. Mereka hidup dengan nyaman dan
harmonis dalam sebuah keluarga misalnya. Atau mereka memiliki banyak
saudara yang bia diajak sharing, dan sebagainya. Atau juga, mereka
memiliki banyak teman, karena supel dan ramahnya dalam bergaul.
Sedangkan kita?
Akibat Dari Trauma Psikis
Ternyata trauma akibat sesuatu hal di
masa lampau, dapat menimbulkan efek yang cukup berbahaya bagi yang
merasakannya. Satu hal yang paling kelihatan adalah ketika insan
tersebut berkomunikasi dengan pihak yang ia takuti. Ia pasti terlihat
sangat malas untuk berhubungan. Karena feeling atau firasatnya selalu
mengatakan bahwa jika ia melakukan hal ini, maka akan terjadi seperti
ini, jadi lebih baik diurungkan saja.
Begitu juga jika terjadi masalah dengan
insan tersebut. Ia sedikit banyaknya lebih memilih untuk memendam apa
yang ia rasakan, ketimbang menceritakannya. Padahal hal tersebut dapat
memicu psikosomatis yang mana akan meledak disaat ia merasakan semua
masalah yang ia pendam dalam keadaan klimaks. Psikosomatis itu sendiri
adalah gangguan psikis yang tampil dalam bentuk gejala-gejala fisik atau
penyakit fisik yang disebabkan oleh program pikiran negatif dan/atau
masalah emosi seperti stress, depresi, kecewa, kecemasan, rasa berdosa,
dan emosi negatif lainnya. Bahkan mungkin bukan hanya psikosomatis,
namun juga penyakit-penyakit psikis lainnya.
Tawaran Solusinya
Jika mereka telah merasakan keganjilan
ini dalam diri mereka, maka pastinya mereka akan mencari jalan keluar
dari apa yang mereka rasakan. Walaupun mereka yakin, kecil kemungkinan
bagi mereka dapat melakukannya, dibandingkan dengan rasa ketakutan
tersebut. Ada tiga hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya, in
syaa Allah.
Yang pertama, yaitu mereka mesti
melakukan latihan psikis untuk menghilangkan trauma tersebut. Tentunya
latihan itu langsung dilakukan atau dipraktekkan dengan pihak yang
ditakuti oleh insan tersebut. Dimulai dari hal-hal yang ringan, sampai
naik tingkatannya pada hal yang berat.
Yang kedua, yaitu adanya pembimbing
(pihak ketiga) yang akan memberikan saran-saran, agar usaha yang
dilakukan dapat berjalan dengan baik. Ataupun bisa jadi, pembimbing
tersebut ikut untuk berpartisipasi membantu menghubungkan kedua belah
pihak, sehingga terjadi adanya hubungan timbal balik.
Yang ketiga, adalah tawakal atau berserah
diri kepada Allah Ta’ala secara maksimal. Karena hanya Allah Ta’ala
yang bisa membolak-balikkan hati kita dan pihak yang kita takuti,
sehingga hubungan antara kedua belah pihak tersebut, dapat berubah
menjadi lebih baik sedikit demi sedikit.
So, lebih baik mencoba, mengumpulkan
tenaga yang super duper ekstra untuk belajar mengembalikan masa yang
buruk, daripada tidak sama sekali. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?
Semoga Allah selalu memudahkan setiap langkah yang kita lakukan
karena-Nya. Aamiin..
Wallahua’lam bisshowab
Sumber : Al-mustaqbal Channel




0 komentar:
Posting Komentar